Wednesday, April 17, 2013

Recap : Jang Ok Jung Live For Love episode 3


Putra Mahkota mulai mencari koruptor-koruptor yang ada di kementrian Jeoson. Ini karena dia mengetahui kalau ternyata baju perang yang dipakai para prajurit kerajaan nggak sesuai dengan standar. Putra Mahkota langsung berencana untuk melakukan sidak di bagian militer. Dia yakin kalau ada yang nggak beres.
Pangeran Dongpyung menemui Putra Mahkota untuk mengajaknya dateng keacara yang diadakan Pangeran Dongpyung dirumahnya. Sepertinya Pangeran Dongpyung ini emang terkenal playboynya karna dia mengadakan acara yang dihadiri oleh perempuan-perempuan dari kalangan atas sampai dayang-dayang. Begitu juga dengan laki-lakinya, mereka semua berasal dari kalangan anak mentri. Putra Mahkota menolak ajakan Pangeran Dongpyung, tapi pangeran Dongpyung membujuk Putra Mahkota untuk datang, karna Ratu udah nyuruh Pangeran Dongpyung untuk mengundang calon Permaisuri. Akhirnya Putra Mahkota mau juga dateng keacaranya Pangeran Dongpyung.


Ok Jung ternyata diajak pamannya Jang Hyun untuk datang kekediaman Pangeran Dongpyung. Jang Hyun kayaknya ngebet banget pengen jadi mertua raja, sampe dia maksa-maksa Ok Jung untuk bisa pacaran sama Putra Mahkota. Yang aneh dari episode ini tiba-tiba Pangeran Dongpyung udah suka sama Ok Jung. Kapan dia ketemunya ya? Hhhmmm....
Jang Hyun yang udah ngerasa kalau pangeran Dongpyung punya perasaan sama Ok Jung langsung buru-buru ikut campur supaya ok Jung nggak suka sama Pangeran Dongpyung. Pangeran Dongpyung ternyata punya cara untuk membuat Ok Jung berada dipesta itu lebih lama, dia menyuruh Ok Jung untuk ke perpustakaan dan mencari buku fashion yang dibawa Pangeran Dongpyung dari China. Saat Jang Hyun sedang berbicara dengan Pangeran Dongpyung, Ok Jung bersemangat untuk mencari buku fashion tersebut. Dan ternyata diperpustakaan juga ada Putra Mahkota yang sedang membaca buku. Semula Putra Mahkota nggak inget dengan Ok Jung, tapi semakin dia deketin, dia baru sadar kalau perempuan yang ada didepannya penjahit yang waktu itu mengukur badannya.
Saat Ok Jung mau pergi tiba-tiba Putra Mahkota menarik tangan Ok Jung untuk ngumpet, dan memberi isyarat untuk jangan berbicara. Putra Mahkota mengatakan kalau akan ada yang bertengkar sebentar lagi. Dan ternyata bener aja, tiba-tiba masuk sepasang kekasih yang tadinya lagi pacaran berubah menjadi pertengkaran.
Disini baru keliatan kalau Yoo Ah In pas dengan perannya sebagai Putra Mahkota dengan matanya yang berbicara kalau lagi ngeliat Ok Jung. Awww...Awww....!


karna kecantikan Ok Jung, banyak laki-laki yang berasal dari anak pejabat dan mentri mendekati Ok Jung. Tapi begitu perempuan-perempuan yang ada di pesta tersebut melihat Ok Jung, langsung mereka mempermalukan Ok Jung kalau dia adalah seorang budak rendahan yang masuk ke pesta orang kaya. Putra Mahkota langsung nolongin Ok Jung begitu dia mau di tampar oleh salah satu anak mentri. Ternyata nggak ada satupun yang tau siapa Putra Mahkota Jeoson, kecuali orang-orang dalem kerajaan. Saat salah satu anak mentri tersebut bertanya pada Putra Mahkota siapa dia sebenernya, anak mentri tersebut yang tadinya galak langsung minta maaf dan nunduk 45 derajat. Dia langsung lemes begitu Ok Jung dan Putra Mahkota pergi. Dia baru ngasih tau ke temen-temennya kalau yang ada didepan dia adalah Putra Mahkota. Kekekekek....



Putra Mahkota nggak konsen saat mengikuti rapat dengan para mentri. Dia terus kepikiran Ok Jung dan kecantikannya. Kyyyaaa! Putra Mahkota jatuh cinta pada pandangan pertama. Dia yang saat itu lagi mimpin rapat bukannya serius dengerin, dia malah senyum-senyum sendiri. Dia langsung berubah jadi tegas lagi saat mentri-mentri lagi meratiin dia. Putra Mahkota segera memberhentikan rapatnya. Lord Min, curiga dengan sikap Putra Mahkota yang berubah. Dan mencurigai kalau dia punya pacar. Lord Min langsung mengunjungi Ratu untuk memintanya segera membuat InHyeon menjadi permaisuri.


Saat jalan-jalan dipasar, Ok Jung melihat pengumuman kontes untuk membuat baju perang. Siapa yang menang maka baju perangnya akan dipakai oleh para prajurit kerajaan. Ok Jung langsung berniat untuk ikut dalam perlombaan tersebut untuk bisa mendapatkan uang. Karena sebelumnya toko pakaian Ok Jung udah dirusak dan udah bangkrut gara-gara utang yang dilakukan salah satu temannya untuk membayar para Gisaeng yang melakukan fashion show.
Ok Jung langsung menemui pamannya Jang Hyun untuk meminjam uang. Ok Jung mengatakan kalau dia akan membuat baju perang yang nantinya hasil dari situ akan dibayar Ok Jung untuk melunasi utang-utangnya dengan Jang Hyun. Tapi tentu aja Jang Hyun menolak. Dia akan membantu kalau Ok Jung mengikuti rencananya untuk balas dendam dengan keluarga istana.


Akhirnya Ok Jung menyetujui untuk bergabung dengan pamannya balas dendam ke keluarga kerajaan demi bisa membuat baju perang. Ok Jung pun bertemu dengan prince Boksun untuk menyatakan kalau Ok Jung ikut bergabung. Tapi Prince Boksun malah justru pengen Ok Jung memiliki hubungan dengan dia. Tapi Ok Jung menolaknya dan pergi. Ternyata jang Hyun juga ada diruangan tersebut. Prince Boksun menanyakan pada Jang Hyun maksud dia mau balas dendam untuk menghancurkan istana apa mau jadi mertua putra mahkota. Jang Hyun mengatakan kalau dua-duanya makanya dia ngebet banget pengen masuk istana.


Ok Jung menemui Prince Dongpyung untuk meminta tolong. Ok Jung meminta Prince Dongpyung untuk menunjukan pelatihan perang dikerajaan supaya dia bisa mendesaign pakaian perang prajurit. Prince Dongpyung mengatakan untuk mengajak Ok Jung selama tiga hari kalau mau liat pertempuran yang sebenernya. Ok Jung langsung setuju untuk ikut dengan Prince Dongpyung.


Ratu menemui Inheyon di rumahnya, dan menyuruh Putra Mahkota untuk datang juga. Pelayan InHyeon yang saat itu buru-buru ketoilet tiba-tiba menjatuhkan sapu tangannya. Tepat saat itu Putra Mahkota datang dan mengambilkan sapu tangan dan memberikannya ke pelayan tersebut. Untuk pertama kalinya pelayan tersebut jatuh cinta dengan Putra Mahkota dan berniat untuk ikutan ujian menjadi permaisuri Putra Mahkota.
Pelayan tersebut langsung mendatangi Ok Jung dan meminta untuk membuatnya menjadi cantik saat pemilihan permaisuri. Ok Jung nggak mau nyia-nyiain kesempatan untuk menjadi asisten pelayan supaya bisa masuk istana. Ok Jung akan melihat langsung pakaian prajurit kerajaan secara dekat untuk mendesaign pakaian perang.


Ujian untuk menjadi Permaisuri dimulai. Tapi tiba-tiba seorang pelayan istana menumpahkan minuman ke pakaian pelayan Inhyeon yang saat itu juga ikut ujian. Tapi anehnya pelayan istana tersebut tersenyum pada Inhyeon, Inhyeon kah yang menyuruhnya untuk melakukan kecurangan?
Ok Jung langsung buru-buru minta ijin untuk mencari rok dengan warna yang sama. Awalnya permintaan Ok Jung ditolak, tapi yang anehnya InHyeon tiba-tiba langsung buka suara dan memperbolehkan Ok Jung untuk mencari rok. Dengan waktu yang sedikit Ok Jung harus mencari rok yang sama. Dia pun bertemu dengan temannya yang pelayan istana. Pelayan istana tersebut mengatakan kalau banyak kain ditempat cuci. Ok Jung segera mencari tempat cuci diistana. Karna terlalu luas dia meraba-raba jalannya. Tapi tiba-tiba tangannya ditarik oleh Putra Mahkota. Putra Mahkota awalnya seneng tau Ok Jung juga ikut ujian menjadi permaisuri, tapi Ok Jung langsung mengatakan kalau dia disitu sebagai asisten pelayan.
Ok Jung langsung inget dengan perkenalan Putra Mahkota waktu itu yang mengatakan kalau dia adalah penjaga istana. Ok Jung langsung meminta Putra Mahkota untuk memberi tahu arah tempat cuci. Putra mahkota yang nggak tau dimana tempatnya langsung bertanya pada pelayannya. Putra Mahkota menyuruh pelayannya untuk menunjukan jalannya menuju tempat cuci.


Ok Jung takjub dengan macam-macam kain dengan warna-warna cerah yang sedang dijemur. Ok Jung meminta ijin pada Putra Mahkota untuk mengambil salah satu kain tersebut. Putra Mahkota langsung mengizinkannya untuk mengambil sesuka Ok Jung. Saat Ok Jung sedang menjahit, Putra Mahkota tiba-tiba teringat dan semakin yakin kalau dia pernah bertemu dengan Ok Jung sebelumnya.


Ok Jung akhirnya ikut dengan Pangeran Dongpyung untuk membawa sesuatu. Ok Jung berdandan seperti prajurit dan menunggang kuda. Sepertinya keinginan Ok Jung untuk melihat perterungan yang sesungguhnya terwujud. Dalam perjalan tiba-tiba Pangeran Dongpyung diserang oleh penjahat. Sepertinya mereka mau mengambil barang yang dibawa oleh Pangeran Dongpyung. Ok Jung yang disuruh ngumpet diminta Pangeran Dongpyung untuk nggak pergi kemana-mana. Tapi Ok Jung ketakutan saat seorang penjahat menemukannya. Dia lari ke ujung tebing. Tepat saat itu Pangerang Dongpyung menyadari Ok Jung lari dan segera menolongnya. Pangeran Dongpyung yang tangannya kena sabetan pedang dengan satu tangan berusaha melawan dua orang penjahat. Ok Jung langsung menolong pangeran Dongpyung. Tapi tepat saat itu Ok Jung jatuh ketebing.


No comments:

Post a Comment